benda bertuah sarana pagar gaib, perlindungan, pagar gaib rumah, pagar gaib tempat usaha

Mengembalikan Santet Yang di Kirimkan Dengan Sarana Paku Asmak

testimoni pengguna pagar gaibSalam Sejahtera kepada Ki Sabrang Alam. Saya ingin berbagi cerita kepada pembaca sekalian. Semoga hikmah dari cerita pengalaman saya dapat dijadikan pelajaran. Saya punya usaha tenun ikat Troso. Usaha ini merupakan warisan turun temurun dari keluarga saya. Dan sekarang ini saya yang memilikinya. Tempat usaha saya berada di kawasan sentra tenun ikat. Jadi kanan-kirinya ya sama-sama usaha tenun ikat.

Sekarang ini permintaan produk akan tenun ikat mulai menurun. Peminatnya berkurang. Jadi persaingan antar tempat usaha sangat ketat mengingat banyaknya perusahaan tenun ikat yang ada dan sedikitnya konsumen. Mungkin inilah alasan banyak orang melakukan hal-hal curang yang seharusnya tidak dilakukan demi tetap survive. Saya pernah mengalaminya sendiri menjadi korban kecurangan ini.

Suatu ketika saat saya sedang membuka pintu ruko saya di pagi hari, ada tiga bingkisan kain putih di halaman depan. Saya kaget sekali melihat hal tersebut. Ketika saya membukanya, ada kembang tujuh rupa dan jarum di dalamnya. Firasat saya sudah tidak enak saat itu juga. Makanya kok anak laki-laki saya yang masih balita itu menangis semalaman.

Lalu bersama dengan seorang anggota keluarga saya yang lain, saya menemui Ki Sabrang Alam. Saya mengetahui informasi mengenai Ki Sabrang Alam saat membaca koran Suara Merdeka. Jadi mumpung alamatnya tidak begitu jauh dari alamat ruko saya, saya pun datang langsung ke kantornya. Alhamdulillah beliaunya saat itu ada di kantor.

Saya menceritakan hal ini kepada Ki Sabrang. Singkat cerita, saya diberi Paku Asmak. Sepulang dari tempat Ki Sabrang, saya langsung menancapkan ke empat paku asmak di sudut-sudut ruko tempat kerja saya.

Keesokan harinya, saya mendapat kabar kalau tetangga depan ruko saya menderita penyakit aneh. Semua tetangga pada berkumpul disana menjenguknya. Saya sebagai tetangga ruko merasa tidak enak hati jika tidak menjenguk. Akhirnya saya ke rumah tetangga saya tersebut. Saat saya datang, tetangga saya itu langsung meminta maaf kepada saya jika dia punya salah. Saya kaget juga. Apakah setiap orang yang datang dimintai maaf, ataukah hanya saya saja. Saya pikir tidak ada salahnya memberi maaf, jadi ya saya maafkan saja. Saat saya pulang, seorang tetangga berbicara kepada saya, "Sepertinya si Y****O kena santet ya pak. Kasihan." Saya hanya menjawab "Doakan saja semoga cepat sembuh." Padahal dalam hati saya bersyukur karena bukan keluarga saya yang kena santet meskipun uborampe nya ditujukan ke ruko saya.

Deny Permana, Jepara ( deni187***@gmail.com )

Disclaimer / Catatan : Perlu Anda ketahui bahwa Benda Bertuah Pagar Gaib ini hanya merupakan sebuah sarana spiritual dan setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda-beda dalam memperoleh hasilnya atau manfaatnya.

Lakukan Pemesanan, Silahkan - KLIK DI SINI