benda bertuah sarana pagar gaib, perlindungan, pagar gaib rumah, pagar gaib tempat usaha

Karena Pagar Gaib, Rumah Tidak Jadi Kemalingan

kesaksian asli pengguna pagar gaib Perkenalkan saya Anto dari Purwokerto. Saya punya pengalaman yang tidak akan saya lupakan dalam hidup saya. Saya pribadi jika ingat rasanya ingin tertawa sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini tidaklah lucu, namun berhubung saya yang mengalaminya sendiri, hal tersebut membuat saya geli.

Waktu itu siang hari. Biasanya anak-anak saya tidur siang, sementara saya dan istri saya masih bekerja. Pembantu saya saat itu sedang ke toko dan lupa mengunci pagar depan. Ini memang kebiasaan buruk pembantu saya. Jika keluar rumah seringnya lupa mengunci.

Ketika saya pulang bersama istri saya, saya melihat pagar depan rumah saya terbuka. Begitu pula pintu masuk. Itu bukan hal yang wajar. Karena biasanya semua pintu rumah selalu tertutup, meski tidak terkunci. Saya hanya berpikir kalau pembantu saya pasti sedang keluar dan lupa lagi menutup pintu. Saya sudah sering menegurnya. Tapi mau gimana lagi, dia juga pasti tidak sengaja melakukannya. Namanya saja orang lupa.

Pas saya masuk ke dalam rumah, memang tidak ada pembantu saya. Tapi saya cukup terkejut ketika tiba-tiba saat saya sedang menuju ke kamar saya, ada seseorang keluar dari arah dapur menuju ruang tengah tempat saya berada. Raut mukanya seperti kebingungan. Kayak orang linglung. Lalu dia menghampiri saya dan bertanya, "Pak, ini saya dimana to ?"

Lalu saya bilang, "Lha sampeyan kok bisa masuk ke rumah saya ? Kamu pasti mau mencuri kan ?" Kemudian orang tersebut tiba-tiba langsung meraih tangan saya dan bersimpuh di depan saya meminta maaf. Kurang lebihnya dia bilang begini, "Ngapuntene pak. Saya memang ada niat tidak baik tadinya. Tapi tolong ampuni saya pak. Saya tidak membawa apa-apa pak. Saya tidak mendapatkan sepeser barang pun dari rumah ini. Bapak boleh memeriksanya. Dari tadi saya hanya muter-muter di tempat yang sama. Bisa masuk tapi ndak bisa keluar. Tolong jangan laporkan saya ke polisi pak. "

Di luar saya memarahi orang tersebut dan mengancam akan melaporkan ke polisi. Tapi di dalam hati, selain geram saya juga ingin tertawa. Lucu. Seperti di sinetron-sinetron. Tapi benar-benar saya alami sendiri dan nyata di depan saya. Akhirnya setelah memohon-mohon, saya kasihan juga. Dia berjanji tidak akan masuk lagi ke rumah saya. Jadi ya saya biarkan saja dia pulang. Saya tunjukkan kepada dia dimana jalan keluarnya.

Saya sangat beruntung sekali telah memagari rumah saya dengan sarana pagar gaib dari Ki Sabrang Alam. Pasti kebingungan si "calon pencuri" itu berkat energi perlindungan yang dipancarkan pagar gaib tersebut. Matur Nuwun Ki Sabrang.

Anto, Purwokerto ( tuan_anto***@ymail.com )

Disclaimer / Catatan : Perlu Anda ketahui bahwa Benda Bertuah Pagar Gaib ini hanya merupakan sebuah sarana spiritual dan setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda-beda dalam memperoleh hasilnya atau manfaatnya.

Lakukan Pemesanan, Silahkan - KLIK DI SINI